Minggu, 04 Maret 2018

Taman Purbakala Sriwijaya




Beralamatkan di Jl.Syakhyakirti, Kel. Karanganyar, Kec. Gandus, Palembang.
Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya atau sebelumnya dikenal dengan nama Situs Karanganyar adalah taman purbakala bekas kawasan permukiman dan taman yang dikaitkan dengan kerajaan Sriwijaya yang terletak tepi utara Sungai Musi di kota Palembang, Sumatera Selatan. Di kawasan ini ditemukan jaringan kanal, parit dan kolam yang disusun rapi dan teratur yang memastikan bahwa kawasan ini adalah buatan manusia, sehingga dipercaya bahwa pusat kerajaan Sriwijaya di Palembang terletak di situs ini. Di kawasan ini ditemukan banyak peninggalan purbakala yang menunjukkan bahwa kawasan ini pernah menjadi pusat permukiman dan pusat aktivitas manusia.
(Sumber : Wikipedia)

Tepatnya sekitar 8km lebih sedikit dari markas besar PII Sumsel dimana tempat kita biasa nongki cerdas hahahah

Oke gue mau sedikit nge-review ini tempat. Yah, meski terkesan amatiran tapi gak apalah ya. Karena gue juga nulis ya suka-suka gue, blog gue juga wkwk (ngajak berantem)

Oke ketika lo masuk ini tempat ,lo disambut dengan sebuah gapura besar yang gak sempet  gue foto dan ketika masuk di sebelah kiri lo akan ada tugu kapal cheng ho yang tentunya gue gak sempat foto juga. Kenapa? Karena emang gue nulis ini berdasarkan keisengan belaka dan ga ada niat diawal dateng kesini sengaja buat review tempat. Huahahaha bener-bener mau refresh fikirian dan iya gue berhasil hhe

Masuk di gerbang kedua kamu akan di hadang oleh petugas tiket. Ya elah serem ya kalo bahasanya dihadang  wkwk kamu akan ditunggu sama sang pemberi tiket,, bukan pemberi harapan palsu. Harga tiket masuk hanya 3000 rupiah per orang dan 1500 untuk sepeda motor. Gaktau deh kalo mobil, soalnya aku gak bawa mobil.



Jalan lagi sekitar 100m lebih kali ya, aku gak ukur seberapa jauh karena gak bawa meteran akan ada sebuah balai and you know banyak jajajan . Surga nya para perempuan hihiw makan teruuus. Tapi inget, kita kesini bukan untuk makan :v

Kita lanjut jalan karena tujuan utama kita itu ke tamannya. Bukan mau wisata sejarahnya. Soalnya tadi pas masuk di gerbang kedua itu ada museum.

Lanjut ya. Tadi sampe mana? Oh iya balai. Dari balai menuju tujuan utama ada sebuah jembatan syantik yang mengbungkan kedua tempat yang terpisahkan oleh sungai ini. Ntah sungai alami atau buatan. Tapi menurut sumber yang pernah gue dapet itu adalah sungai alami yang merupakan pertemuan sungai Musi dengan sungai Ogan dan Kramasan.

Nih nih penampakannya...







Lanjut, kita berempat menyebrangi sungai lewati lembah, eh bukan. Menyebrangi sungai via jembatan merah yang gak begitu megah tapi indah (katanya). Inilah destinasi utama para pengunjung kalo kesini. Spot buat fotonya banyak, ada ayunan, tempat dudukan, tepian air, bunga-bunga taman, dll. Yang instagramable dijamin bakalan banyak postingan baru karena tiap spotnya kalo nge-foto dengan angle yang pas itu akan keren banget. Tapi ya berhubung kita bukan anak yg hits-hits banget, ya kita menikmati alamnya ajah (sok-sok’an)hahahah.

Ini dia hasilnya....

Spot Dudukan Kece (namain sendiri) ^^





Taman.... Mantan? wkwk




Formasi Lengkap


Oke teman-teman, maapkan reviewnya yang sangat sederhana ini karena murni suka-suka. See you di postingan selanjutnya yang entah kapan :v

Tidak ada komentar:

Posting Komentar